10 Contoh Strategi Pemasaran Produk Makanan

contoh strategi pemasaran produk makanan
pict via: google.com

Masdejay.com - Halo semua... kali ini kami akan membahas tentang 10 Contoh Strategi Pemasaran Produk Makanan. Membangun bisnis makanan membutuhkan strategi pemasaran yang baik. Supaya bisnis makanan yang kamu bangun bisa berjalan dengan sempurna. Jika kamu tidak mau mempelajari tentang strategi pemasaran produk makanan, maka bisnis makanan kamu tidak akan maju.

Keuntungan dari mempelajari strategi pemasaran produk makanan adalah supaya kamu bisa memahami poin-poin penting yang harus di lakukan ketika membangun bisnis makanan. Sebenarnya bukan hanya bisnis makanan saja, tetapi dari semua bisnis tersebut kamu harus bisa mempelajari strategi pemasarannya.

Jika kamu sudah membangun bisnis makanan, kamu tidak bisa mengandalkan keahlian saja, tetapi kamu harus menjalankan poin-poin yang harus di laksanakan. Lalu, apa saja strategi pemasaran produk makanan? Baca artikel ini sampai selesai.

10 Contoh Strategi Pemasaran Produk Makanan

1. Menjaga Kualitas Rasa

Dalam bisnis, menjaga kualitas sangat penting, apalagi jika bisnis yang kamu bangun adalah bisnis makanan. Mengapa harus menjaga kualitas rasanya? Supaya pelanggan yang telah membeli produk makanan kamu, lalu kembali lagi, mereka tidak akan kecewa dengan kualitas rasa makanan tersebut. Karena tidak ada perubahan/kekurangan pada cita rasa produk makananmu.

2. Membuat Event

Membuat event untuk bisnis makanan bisa meningkatkan trafik penjualanmu. Karena orang-orang akan mengenal produk makanan yang kamu jual. Apa saja contoh event tersebut? Dengan cara mengadakan bazar, garage sale, festival band, kompetisi dance, kompetisi foto dan lain-lain. Jika kamu bisa membuat event tersebut, maka produk yang kamu jual bisa laris manis dan populer.

3. Mencetak dan Menyebarkan Brosur

Jika kamu mempunyai bisnis makanan, kamu bisa mencetak dan menyebarkan brosur tersebut. Buatlah tampilan brosur yang unik dan menarik perhatian. Kamu bisa menempelkan brosur produk makananmu di tempat yang strategis dan ramai. Contohnya adalah perkampungan padat penduduk, pinggir jalan, pasar dan lain-lain.

4. Membuat dan Menyebarkan Stiker

Setelah kamu mencetak dan menyebarkan brosur, kini saatnya kamu membuat dan menyebarkan stiker. Buatlah tampilan stiker yang unik dan cantumkan contact person bisnis makanan kamu. Tetapi kamu harus menyebarkan stiker di tempat yang strategis dan ramai. Dengan begitu, maka bisnis makanan kamu akan ramai pembelinya dan semakin populer.

5. Menampilkan Alamat di Brosur dan Stiker

Kalau sudah melakukan dua poin di atas, kamu jangan sampai lupa untuk menampilkan alamat bisnis makananmu di brosur dan stiker yang telah di cetak. Cantumkanlah alamat pada brosur dan stiker dengan jelas dan detail. Supaya para calon pembeli bisa mengetahui lokasi bisnismu. Dengan begitu, produk makanan yang kamu jual bisa laris dalam waktu yang singkat.

6. Bergabung Dengan Komunitas Bisnis

Apakah kamu sudah membangun bisnis? Jika iya, kamu harus bergabung dengan komunitas bisnis yang ada di sosial media maupun dunia nyata. Mengapa harus bergabung dengan komunitas bisnis? Supaya kamu bisa mendapatkan motivasi dan mempelajari pengalaman yang telah di bagikan dalam komunitas tersebut. Kamu juga akan mendapatkan poin penting untuk mulai berbisnis.

7. Aktif di Internet

Ketika kamu mempunyai bisnis makanan, maka kamu harus aktif di dunia internet, contohnya adalah sosial media. Jika kamu aktif di sosial media, maka bisnis kamu bisa populer dan ramai pembelinya. Sebarkanlah brosur yang telah kamu buat di sosial media. Gunakanlah sosial media yang ramai penggunanya, contohnya adalah Facebook, Instagram, Twitter dan Pinterest. Kamu juga bisa membangun blog/website untuk menyebarluaskan produk makananmu.

8. Mencari Partner Bisnis

Mencari partner bisnis sangat penting bagi kamu yang memiliki usaha. Karena dengan adanya partner, produk makanan kamu akan semakin populer dan laris. Karena partner bisnis kamu telah mempromosikan produk makananmu. Begitu juga sebaliknya, kamu di haruskan untuk mempromosikan produk partner bisnismu. Dengan adanya kerjasama seperti itu, produk makanan kamu bisa terjual dengan cepat.

9. Bekerjasama Dengan Tour Travel

Jika kamu memiliki bisnis makanan, kamu bisa melakukan kerjasama dengan Tour Travel. Melakukan kerjasama dengan Tour Travel sangat menguntungkan. Karena pihak dari Tour Travel akan membawa para rombongan travelling menuju tempat usaha makananmu. Dengan begitu, produk makanan kamu akan cepat terjual dan di kenali banyak orang.

10. Membuat Diskon

Terakhir, jika kamu memiliki bisnis makanan, kamu harus membuat diskon secara berkala. Mengapa demikian? Supaya produk makanan yang kamu jual bisa cepat habis dan kamu akan memiliki banyak pelanggan. Jika cita rasa produk makananmu tidak berubah, maka pelanggan kamu tidak segan-segan akan sering membeli dan memborong produkmu.

Penutup

Demikianlah isi dari artikel kali ini tentang 10 Contoh Strategi Pemasaran Produk Makanan. Semoga apa yang kami bagikan dan jelaskan bisa bermanfaat bagi banyak orang. Mengapa melakukan strategi pemasaran produk sangat penting? Supaya bisnis yang kamu bangun bisa bersifat long time (tahan lama) dan tidak mengalami kebangkrutan.

Banyak orang yang gagal dalam membangun bisnis, terutama bisnis makanan. Karena orang tersebut tidak mau memahami dan mempelajari strategi pemasaran produk makanan. Terima kasih sudah membaca artikel ini sampai selesai. Sampai bertemu di artikel berikutnya, semoga bermanfaat!