Aliran Kubisme: Pengertian, Ciri, Tokoh dan Contoh

aliran kubisme: pengertian, ciri, tokoh dan contoh

Pengertian Kubisme

Kubisme merupakan seni rupa yang memuat beberapa sudut pandang, mulai dari suatu objek atau figur dalam satu gambar yang sama, sehingga menghasilkan lukisan yang terfragmentasi dan terdeformasi.

Selain itu, aliran ini juga seakan memecah gambar melalui penyederhanaan objek, hingga menyerupai bentuk geometris. Lukisan potret bisa terdiri dari angle samping dan angle depan secara bersamaan, sehingga menghasilkan kejanggalan yang artistik.


Ciri-ciri Kubisme

Terdapat beberapa ciri dari lukisan kubisme, berikut ini ulasannya.

1. Menggunakan beberapa perspektif dalam satu gambar sekaligus, sehingga mampu menunjukkan objek dari berbagai sudut pandang yang berbeda.

2. Menyederhanakan objek menjadi mirip dengan bentuk geometris (hidung seperti segitiga, siku seperti trapesium, dan lain sebagainya).

3. Melakukan deformasi dan dekonstruksi kepada objek yang di lukis (mulut diatas mata, hidung dibawah, dan lain sebagainya)

4. Mengeksplorasi bentuk terbuka, memadukan latar belakang ke objek didepannya, membiarkan ruang mengalir melalui bentuk.

5. Di fase kedua Kubisme (Synthetic Cubism), para seniman kubisme banyak menggunakan benda sehari-hari sebagai tanda abstrak, contoh seperti potongan koran dan lain sebagainya.

Seniman dan Contoh Karya Kubisme

1. Juan Gris

Juan Gris merupakan seniman yang sangat berbakat untuk membuat Picasso merasa terancam. Gaya kubismenya dibangun pada fondasi kubisme awal, tetapi berikutnya mengarah ke arah kubisme baru. Gris termasuk anggota dari kelompok seniman avant-garde di Paris.

Ia melakukan adaptasi eksperiment Pablo Picasso dan Georges Braque. Lukisan yang dibuat oleh Gris juga memiliki keunikan tersendiri, ia biasa melukis dengan elemen-elemen desain yang biasa digunakan untuk membuat gambar komersial.

Tujuan utama dari lukisan kubis Gris adalah untuk memanjakan mata penglihat. Ia pernah berkata "Saya lebih suka emosi yang memperbaiki aturan". Komposisi lukisan Gris juga seimbang, palet yang dipilih merupakan warna-warna yang terang, serta subjek yang sering digunakan adalah tema avant-garde.

Gris juga mulai menempelkan kertas koran dan iklan ke dalam karyanya. Ciri khas dari teknik lukisannya adalah meninggalkan potongan koran atau iklan yang lebih besar, seakan tetap ingin menjaga integritas informasi aslinya.


Contoh Karya Kubisme Harlequin

contoh karya kubisme harlequin with a guitar
sumber gambar: serupa.id

2. Pablo Picasso

Pablo Picasso merupakan seniman yang paling dominan dan memiliki pengaruh dalam paruh pertama abad ke-20. Ia disebut sebagai penemu teknik kolase dan memberikan kontribusi besar pada aliran Surealisme dan Simbolisme.

Meskipun karya utamanya adalah lukisan, tetapi patungnya juga sangat berpengaruh. Ia juga menjelajahi berbagai media dan bidang lain, contoh seperti keramik dan seni grafis. Pablo Picasso mempunyai kepribadian karismatik, sehingga sangat mudah baginya untuk menjadi seseorang yang terkenal.

Pablo Picasso banyak meminjam struktur dan imaji pengaruhnya untuk dibawakan menuju Kubisme. Di mana ia mendekonstruksi konvensi perspektif mapan ala Renaisans. Inovasi seperti ini akan memiliki konsekuensi yang luas untuk semua seni modern, merevolsi sikap seniman terhadap penggambaran sebuah ruang atau bentuk.

Pendalaman terhadap kubisme akhirnya membawakan penemuan teknik kolase. Di mana ia meninggalkan gagasan sebuah gambar sebagai jendela pada benda yang ada di dunia. Pablo Picasso mulai menganggapnya hanya sebagai susunan tanda yang digunakan dengan cara yang berbeda.

Contoh Karya Pablo Picasso: Guenica

contoh karya pablo picasso: guenica
sumber gambar: serupa.id

3. Georges Braque

Georges Braque memiliki fokus terhadap objek still life dan cara melihat objek dari berbagai perspektif melalui sebuah garis, warna dan tekstur. Konon, ia disebut sebagai pengembang dan pencipta utama dari aliran kubisme, walaupun Pablo Picasso yang lebih mempopulerkannya ke publik.

Ia mulai mengembangkan kubisme setelah bertemu Pablo Picasso, bahkan dalam suatu fase lukisan mereka memiliki banyak persamaan, mulai dari gaya, tema dan warna. Namun, Georges Braque berbicara bahwa karyanya tidak seperti Pablo Picasso.

Karya yang dibuat lebih cenderung terhadap komposisi murni dari ruang atau gambar. Sedangkan, Pablo Picasso menggunakan objek dan figur sebagai tanda sebuah ikon. Georges Braque mencari keseimbangan dalam komposisinya, terutama melalui papier colles.

Teknik kolase kertas yang ditemukan bersamaan dengan eksperimennya kepada kubisme pada tahun 1912.


Contoh Karya Kubisme: Bottle and Fishes

contoh karya aliran kubisme: bottle and fishes
sumber gambar: serupa.id

Kesimpulan

Demikianlah isi dari artikel kali ini tentang Aliran Kubisme: Pengertian, Ciri, Tokoh dan Contoh. Dengan begitu, Anda bisa mempelajari dan memahami semua tentang kubisme secara detail, jelas dan lengkap. Semoga apa yang saya bagikan bermanfaat, terima kasih.