Masdejay | Media informasi akurat, menarik dan terpercaya

8 Kalimat Thayyibah dalam Islam

kalimat thayyibah dalam islam

Kalimat Thayyibah - Secara sederhana, kalimat Thayyibah merupakan perkataan yang baik, sopan dan mengandung perbutana ma'ruf, serta bisa mencegah dari kemunkaran. Terdapat banyak sekali macam-macam kalimat thayyibah, misal saja seperti kalimat Tasbih (Subhanallah), Tahmid (Alhamdulillah) dan lain sebagainya.

Sebagai seorang umat muslim, sudah menjadi sebuah kewajiban untuk menghafal dan membiasakan mengucap kalimat-kalimat thayyibah. Kalimat-kalimat seperti itu bisa membuat iman dalam diri kita semakin kuat dan taat kepada Allah SWT.

Baik itu dalam keadaan mendapatkan nikmat ataupun musibah, karena semuanya Allah yang sudah menetapkannya. Sebaiknya, Anda sebagai umat Islam yang taat, hindarilah perkataan kotor dan menyakitkan hati orang lain.

Sebab, hal seperti itu memiliki dosa yang sangat besar dan resiko kejahatan yang tinggi. Nah, oleh karena itu, di artikel kali ini saya akan membagikan pengetahuan tentang kalimat thayyibah dalam agama Islam yang bisa Anda pelajari kapan dan dimana saja.

Karena kita harus bangga dengan mengucapkan kalimat dzikir dan thayyibah dalam keadaan apapun itu. Lalu, apa saja kalimatnya? Yuk baca ulasan dibawah ini sampai selesai.

(Baca juga: Pengertian Qada dan Qadar, Beserta Artinya)

Kalimat Thayyibah

Menurut para ulama, kalimat thayyibah memiliki manfaat sebagai seruan pada kebajikan dan mampu mencegah kemunkaran, berikut ini penjelasannya.

1. Salam

Kalimat thayyibah salam yakni Assalamualaikum (السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ) yang memiliki arti semoga keselamatan dan kasih sayang Allah SWT, serta kebaikan terlimpahkan kepada kalian. Kalimat seperti itu sering diucapkan ketika bertemu dengan sesama muslim, bertamu, masuk rumah, berpisah dan lain sebagainya.

2. Basmallah

Kalimat thayyibah basmalah yakni bismillah (بِسْمِ اللّه) atau bisa juga bismillahirrahman nirrahiim ( بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ ) yang memiliki arti dengan nama Allah atau dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Kalimat seperti ini seringkali diucapkan ketika melakukan berbagai macam jenis ibadah, melakukan suatu hal, diniatkan untuk mendapat keberkahan dari Allah SWT, saat keluar dari rumah, saat berkendara, saat ingin belajar dan lain sebagainya.

3. Tasbih

Kalimat thayyibah tasbih yakni subhanallah ( سُبْحَانَ اللَّه ) yang memiliki arti Maha Suci Allah dari berbagai macam hal yang tidak pantas bagi-Nya. Kalimat seperti ini seringkali diucapkan ketika dalam situasi berikut ini.
  1. Saat sedang berdzikir
  2. Saat melakukan kesalahan dalam suatu majelis
  3. Setelah melakukan wudhu

(Baca juga: 9 Ijtihad dalam Hukum Islam)

4. Tahmid

Kalimat thayyibah tahmid yakni alhamdulillah (الْحَمْدُ لِلَّهِ ) atau segala puji bagi Allah. Kalimat tahmid yang lengkap ialah alhamdulillahirabbil ‘alamin yang memiliki arti segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Kalimat seperti ini diucapkan sebagai bentuk rasa syukur dan ungkapan terima kasih kepada Allah SWT atas segala pemberiannya. Kalimat tahmid biasa diucapkan ketika situasi berikut ini.
  1. Saat mendapatkan kebahagiaan
  2. Saat melihat orang yang tertimpa musibah
  3. Saat mendapatkan rezeki dari Allah SWT
  4. Saat bersin
  5. Saat sesudah makan dan minum
  6. dan lain sebagainya.

5. Tahlil

Kalimat thayyibah tahlil yakni laa ilaha ilallah ( لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ ) yang memiliki arti tiada Tuhan selain Allah. Kalimat tahlil ialah kalimat tauhid yang membedakan antara iman dan kekafiran. Kalimat seperti ini biasa diucapkan saat berada dalam keadaan berikut ini.
  1. Saat menjelang ajal
  2. Saat masuk pasar
  3. Saat berwudhu
  4. Saat berdzikir
  5. Saat sholat
  6. Saat dihadapkan dengan sebuah bencana atau musibah
  7. dan lain sebagainya.

6. Takbir

Kalimat thayyibah takbir yakni Allahu Akbar (الله أَكْبَر) yang memiliki arti Allah Maha Besar dan paling besar dari segala yang besar dan kebesaran-Nya tak terbatas. Kalimat seperti ini sering diucapkan saat keadaan berikut ini.
  1. Mendengar adzan
  2. Saat sholat
  3. Saat melihat bulan
  4. Saat melempar jumrah
  5. Saat memulai sholat malam
  6. Saat mengerjakan takbiratul ihram
  7. Saat menyembelih hewan qurban
  8. dan lain sebagainya.

(Baca juga: 10 Sahabat Nabi yang Termasuk Assabiqunal Awwalun)

7. Al-Hauqalah

Kalimat thayyibah al-Hauqalah yakni laa haula walaa quwwata illa billaahil aliyyil adziim (لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ ) yang memiliki arti tiada daya upaya dan tiada kekuatan kecuali atas kehendak Allah. Kalimat seperti ini seringkali diucapkan ketika keadaan seperti berikut ini.
  1. Memohon pertolongan kepada Allah SWT
  2. Sesudah mendengar muadzin mengucapkan Hayya alash shalah, hayya alal falah.
  3. Saat ingin keluar rumah

8. Istighfar

Kalimat thayyibah istighfar yakni astaghfirullah ( أستغفرالله ) yang memiliki arti aku memohon ampun kepada Allah. Maksudnya ialah memohon kepada Allah subhaanahu wa ta’ala agar semua dosa seorang hamba diampuni.

Kalimat seperti ini seringkali diucapkan saat keadaan seperti berikut ini.
  1. Saat hendak mengakhiri sebuah majelis
  2. Saat sahur, karena waktu sahur ialah salah satu waktu terkabulnya doa
  3. Saat sepertiga malam terakhir
  4. Saat sedang mengerjakan sholat
  5. Saat menjelang ajal
  6. Saat melakukan kesalahan
  7. Saat berdzikir
  8. dan lain sebagainya

(Baca juga: 8 Perbedaan Nabi dan Rasul)

Kesimpulan

Demikianlah isi dari artikel kali ini tentang kalimat thayyibah dalam Islam yang wajib untuk dipelajari. Dengan mempelajari kalimat-kalimat diatas, insyaAllah hidup Anda akan penuh dengan keberkahan yang diberikan oleh Allah SWT.

Semoga, kita semua senantiasa dalam perlindungan Allah SWT dan diampuni segala dosanya, aamiin yarobbal alamin, terima kasih.

About Masdejay

Masdejay | Media informasi akurat, menarik dan terpercaya

Follow by Email

Copyright © Masdejay. All rights reserved. Template by CB