Masdejay | Media informasi akurat, menarik dan terpercaya

Pengertian Zakat Mal: Dalil, Rukun dan Objek

pengertian zakat mal:dalil, rukun, makna dan objek

Pengertian Zakat Mal - Bulan ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan keberkahan dan kesucian. Kebaikan sekecil apapun yang Anda perbuat akan mendapatkan balasan pahala yang sangat besar, serta dijanjikan akan masuk ke dalam surganya Allah SWT.

Dari situlah banyak orang yang berbondong-bondong melakukan perbuatan yang baik saat bulan suci ramadhan berlangsung. Namun, bukan berarti setelah bulan ramadhan Anda tidak melakukan perbuatan yang baik lagi.

Karena sesuatu yang baik itu harus terus dilakukan untuk selamanya. Berbicara tentang kebaikan di bulan ramadhan, tentu kita tidak akan lupa dengan yang namanya zakat. Zakat terbagi menjadi dua jenis, yaitu zakat fitrah dan zakat mal.

(Baca juga: Pengertian Zakat Fitrah: Dalil, Rukun, Makna dan Objek)

Keduanya bisa kita laksanakan atau kita bayar saat bulan puasa ramadhan menjelang hari raya Idul Fitri. Berbicara tentang zakat mal, masih banyak orang yang belum mengetahui apa pengertian dari zakat tersebut.

Padahal, kita sebagai umat Islam wajib sekali untuk mengetahui semua wawasan, pengetahuan atau hal-hal yang berkaitan dengan agama Islam. Oleh karena itu, di artikel kali ini saya akan membagikan pengetahuan tentang pengertian zakat mal, beserta dengan dalil, rukun dan objeknya yang wajib untuk Anda ketahui.

Lalu, apa pengertiannya? Yuk baca ulasan dibawah ini sampai selesai.

(Baca juga: 15 Jenis Syaitan dan Tugasnya)

Pengertian Zakat  Mal

Zakat mal merupakan jenis zakat yang dikeluarkan oleh individu ataupun lembaga atas harta atau penghasilan yang diperoleh dengan syarat serta ketentuan yang sudah ditetapkan. Zakat mal dibayarkan setiap tahunnya sebelum malam hari raya Idul Fitri.

Dalil Zakat Mal

Banyak kesimpulan tentang zakat di dalam isi kitab suci Al-Qur'an, di antaranya ialah dalam (QS. Al-Baqarah [2]: 43), berikut ini bacaan ayatnya.

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ

Artinya: "Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat, dan ruku'lah beserta orang-orang yang ruku'".

Selain itu, kesimpulan tentang zakat juga ada di dalam isi sebuah Al-Hadits, berikut ini yang pernah disabdakan oleh Rasulullah SAW.

"Islam dibangun di atas lima perkara: bersaksi bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya; mendirikan salat; melaksanakan puasa (di bulan Ramadan); menunaikan zakat; dan berhaji ke Baitullah (bagi yang mampu" (HR. Muslim).

(Baca juga: 4 Hukum Berbohong Demi Kebaikan dalam Islam)

Rukun Zakat Mal

Ada beberapa rukun zakat mal yang wajib untuk diketahui, berikut ini ialah ulasannya.

1. Niat Untuk Menunaikan Zakat Dengan Ikhlas, Semata-mata Karena Allah SWT

Semua ulama sudah bersepakat bahwa tempat niat yang paling tepat adalah di hati. Niat dengan hanya melafalkan bacaan di lisan saja belum dianggap cukup. Melafalkan niat bukan menjadi suatu syarat, tetapi ia di sunnahkan oleh jumhur ulama selain madzhab Maliki.

Dengan sebutan lain, supaya ucapan lisan bisa membantu mengingatnya nanti. Menurut madzhab Maliki, yang terbaik ialah meninggalkan melafalkan niat, karena tidak ada dalil yang bersumber dari Rasululah SAW serta sahabat-sahabatnya bahwa mereka sudah melafalkan niat.

2. Ada Orang yang Menunaikan Zakat

Terdapat Individu yang mendapat kewajiban untuk mengeluarkan zakat, baik itu dalam bentuk harta maupun barang yang ada.

3. Ada Orang yang Menerima Zakat

Terdapat juga orang yang berhak menerima zakat, misal saja fakir miskin dan lain sebagainya yang kiranya tidak bisa memenuhi kecukupan sehari-hari.

(Baca juga: 5 Jenis Jin dalam Islam)

Objek Zakat Mal

Berikut ini merupakan jenis, macam ataupun objek dari zakat mal, simak ulasan di bawah ini.

1. Hewan Ternak

Hewan ternak meliputi berbagai jenis dan ukurannya. Contoh hewan ternak yang bisa dijadikan zakal mal ialah kambing, sapi, domba, ayam dan kerbau.

2. Emas dan Perak

Emas dan perak merupakan salah satu jenis barang yang bisa dijadikan untuk membayar zakat mal.

3. Hasil Pertanian

Hasil pertanian yang bisa digunakan untuk menunaikan zakat mal berupa biji-bijian, padi, umbi-umbian, buah, sayuran, tanaman hias, rumput-rumputan dan lain sebagainya yang bersifat ekonomis.

4. Hasil Pertambangan

Hasil Pertambangan yang bisa digunakan untuk membayar zakat mal berupa hasil alam yang didapat dari perut bumi, misal saja minyak, batu bara, logam, mutiara dan lain sebagainya.

5. Hasil Perniagaan

Hasil perniagaan yang bisa digunakan untuk menunaikan zakat mal ialah makanan, pakaian, perhiasan, peralatan dan lain sebagainya yang termasuk dalam hasil kegiatan jual beli.

6. Barang Temuan

Barang temuan juga bisa menjadi objek untuk membayar zakat mal, biasanya barang temuan disebut dengan harta karun.

7. Zakat Profesi

Zakat profesi ialah zakat yang dikeluarkan dari sebuah penghasilan (profesi) yang sudah mencapai nisabnya.

(Baca juga: Hukum Percaya Zodiak dalam Islam)

Kesimpulan

Demikianlah isi dari artikel kali ini tentang pengertian zakat mal, beserta dengan dalil, rukun dan objeknya yang wajib untuk diketahui oleh semua umat Islam. Dengan begitu, pengetahuan tentang zakat mal akan semakin luas.

Intinya adalah kita jangan sampai melupakan sedekah ke sesama, atau orang yang membutuhkannya. Karena dengan bersedekah, kita akan semakin dinaikkan derajatnya dan akan diberikan pahala yang cukup besar.

Semoga kita semua juga selalu dalam lindungan Allah SWT, dilancarkan rezekinya dan dimasukkan ke dalam surganya, aamiin yarobbal alamin. Terima kasih.

About Masdejay

Masdejay | Media informasi akurat, menarik dan terpercaya

Follow by Email

Copyright © Masdejay. All rights reserved. Template by CB