8 Perbedaan Al-Qur'an dan Hadist

apa perbedaan alquran dan hadist?

Perbedaan Al-Qur'an dan Hadist - Al-Qur'an merupakan kitab suci yang menjadi pedoman dasar bagi umat Islam di seluruh dunia. Sebagai umat Islam, kita di anjurkan untuk membaca Al-Qur'an kapan dan dimana saja.

Selain Al-Qur'an, dalam agama Islam juga terdapat hadist. Jika Anda belum tau arti hadist, hadist merupakan dasar hukum Islam yang telah di sepakati ooleh jumhur ulama. Namun, hadist bukan berarti sebagai kitab suci ya.

Sebagai sumber dari segala hukum Islam, Al-Qur'an hanya memuat ketentuan hukum yang sifatnya umum. Sedangkan, hadist memberikan penjelasan yang lengkap dan lebih detail. Dari situlah para ulama sepakat bahwa kekuatan hukum hadist sama dengan Al-Qur'an.

Namun, keduanya memiliki perbedaan mendasar yang wajib untuk diketahui oleh sahabat-sahabat muslim. Oleh karena itu, di artikel kali ini saya akan memberikan pengetahuan tentang perbedaan Al-Qur'an dan Hadist.

Apa saja perbedaan tersebut? Yuk baca ulasan dibawah ini.

(Baca juga: Tata Cara Sholat Witir 3 Rakaat dan Bacaannya)

Perbedaan Al-Qur'an dan Hadist

1. Berdasarkan Pengertiannya

Al-Qur'an diartikan sebagai firman Allah SWT, yang diwahyukan kepada Rasulullah melalui malaikat Jibril sebagai pedoman dan petunjuk untuk semua kehidupan manusia. Sedangkan, hadist secara umum diartikan sebagai segala perbuatan, ucapan, ketetapan dan cita-cita Rasulullah SAW.

2. Berdasarkan Redaksi

Al-Qur'an merupakan firman Allah SWT, yang redaksinya disusun dengan baik dan secara langsung oleh Allah SWT. Untuk maialkat Jibril sendiri, ia hanya diberikan tugas sebagai penyampai wahtu kepada Rasulullah SAW.

Adapun untuk hadist, redaksinya berbeda antara satu dengan yang lainnnya, walaupun mengandung makna yang sama dan satu tujuan. Hal tersebut karena pada dasarnya hadist disampaikan melalui hafalan para sahabat nabi Muhammad SAW dan bukan ditulis.

(Baca juga: 12 Hal yang Membatalkan Puasa)

3. Berdasarkan Nisbat

Kitab suci Al-Qur'an hanya di nisbatkan kepada Allah SWT dan tidak pada hal lain, istilah yang digunakan adalah "Allah SWT berfirman...". Adapun untuk hadist, diriwayatkan nabi dengan disandarkan kepada Allah yang sifatnya insya'i atau diadakan.

Misa saja "Dari Abu Hurairah berkata, Rasulullah bersabda, ...".

4. Berdasarkan Kemukjizatan

Al-Qur'an adalah mukjizat, baik lafadz maupun maknanya. Sedangkan hadist bukan termasuk mukjizat.

(Baca juga: 10 Hadist Pendek Tentang Sabar)

5. Berdasarkan Lafadz dan Maknanya

Al-Qur'an memiliki lafadz dan makna yang berasal dari Allah SWT. Sedangkan hadist memiliki lafadz yang berasal dari nabi Muhammad SAW, namun maknanya berasal dari Allah.

6. Berdasarkan Nilai Bacaan

Ketika kita sedang mengerjakan ibadah sholat, baik sholat fardhu maupun sunnah, maka sebagai umat muslim sangat di wajibkan untuk membacakan ayat-ayat suci Al-Qur'an. Sedangkan untuk hadist, membacanya bukan sebagai nilai dan dilarang untuk membacakannya ketika sedang sholat.

(Baca juga: 7 Siksa Neraka Bagi Pezina dan Dalihnya)

7. Berdasarkan Kepastian Isinya

Al-Qur'an memiliki kepastian yang bersifat mutlak, karena dinukil secara mutawatir. Berbeda dengan hadist, dimana kepastiannya tidaklah mutlak, karena perawi pada tiap tingkatan sanadnya. Dari situlah sering didapati hadist yang bersifat shahih, hasan dan dha'if.

8. Berdasarkan Fungsi dan Tujuan

Al-Qur'an memiliki fungsi dan tujuan yang sangat baik untuk umat manusia, berikut merupakan fungsi dan tujuan Al-Qur'an.

  1. Pembenar dan penyempurna kitab sebelumnya
  2. Pedoman dan petunjuk bagi umat manusia
  3. Salah satu mukjizat nabi Muhammad SAW
  4. Pembimbing bagi umat manusia untuk menuju keselamatan dan kebahagiaan
  5. Pelajaran dan penerang bagi kehidupan.

Adapun fungsi dan tujuan hadist adalah sebagai berikut.

  1. Menjelaskan dan menafsirkan redaksi isi Al-Qur'an atau bayan tafsir
  2. Menetapkan hukum yang tidak terdapat pada isi isi Al-Qur'an atau bayan tafsir
  3. Menguatkan maksud dari redaksi wahyu dalam Al-Qur'an atau bayan tafsir.

(Baca juga: Doa Agar Rezeki Lancar Menurut Ajaran Islam)

Kesimpulan

Demikianlah isi dari artikel kali ini tentang perbedaan Al-Qur'an dan Hadist yang wajib sekali untuk diketahui oleh semua umat muslim. Dengan begitu, kita sebagai umat muslim akan lebih paham dan mengerti maksud serta tujuan dari Al-Qur'an dan hadist.

Semoga ilmu yang didapat kali ini bisa bermanfaat bagi kita semua, baik di dunia maupun di akhirat. Selain itu, semoga kita semua senantiasa diberi kesehatan dan perlindungan oleh Allah SWT, aamiin. Terima kasih.