5 Perbedaan Haji dan Umroh

apa perbedaan haji dan umroh?

Perbedaan Haji dan Umroh - Sebagai umat Islam, tentu kita sudah tidak asing lagi dengan kalimat haji maupun umroh. Karena biasanya kita mendengar kalimat tersebut baik di sekolah, televisi, film ataupun iklan yang ada.

Nah, banyak banget orang-orang yang belum mengetahui apa perbedaan haji dan umroh. Karena yang mereka ketahui ialah soal bepergian ke tanah suci Mekkah untuk beribadah kepada Allah SWT dan melakukan tawaf di Ka'bah.

Haji dan umroh merupakan dua macam ibadah yang dilakukan atau dilaksanakan oleh umat Islam di seluruh dunia dengan cara berkuncuh ke tanah suci. Walaupun hukumnya tidak diwajibkan, kecuali bagi mereka yang mampu secara finansial, tetapi haji dan umroh sudah menjadi keinginan dan impian semua umat Islam.

(Baca juga: 9 Metode Ijtihad dalam Hukum Islam)

Agar kita bisa melaksanakan kedua ibadah tersebut, tentu kita harus mempunyai pesiapan khusus. Baik itu dari keuangan maupun fisik. Apalagi sekarang ini sistem antrean haji semakin hari semakin panjang dan memakan waktu yang lama.

Waktu pelaksanaan haji yang terbatas hanya pada bulan Dzulhijjah saja, membuat banyak orang lebih memilih melakukan kegiatan haji atau umroh kecil. Terdapat perbedaan antara haji dan umroh yang wajib untuk Anda ketahui.

Oleh karena itu, di artikel kali ini saya akan membagikan pengetahuan tentang perbedaan haji dan umroh. Lalu, apa saja perbedaannya? Yuk baca ulasan dibawah ini sampai selesai.

(Baca juga: Hukum Riba dalam Islam)

Perbedaan Haji dan Umroh

1. Dari Segi Jumlah Rukun

Haji dan umroh memang memiliki beberapa persamaan yang bisa Anda lihat, rukun-rukun tersebut ialah ihram, tawaf dan tahalul. Namun, di dalam pelaksanaan ibadah haji, selain keempat rukun yang dilaksanakan ketika umroh, ada beberapa tambahan rukun lainnya, yakni mabit, melempar jumroh dah wukuf.

2. Dari Segi Jumlah Jamaah

Tahukah Anda, bahwa ibadah haji hanya bisa dilaksanakan sekali dalam satu tahun, dari situ kita menjadi paham bahwa Dzulhijjah merupakan waktu dimana orang-orang muslim di seluruh dunia melakukan ibadah haji.

Mereka berbondong-bondong datang ke tanah suci untuk bisa melaksanakan rangkaian ibadah haji. Tidak heran jika saat pelaksanaan haji di tanah suci sangat pada dan ramai. Berbeda dengan umroh yang bisa Anda lakukan kapan saja.

Banyak orang yang sengaja datang saat waktu-waktu tertentu, terutama ketika keadaan sedang tidak begitu ramai. Selain untuk menghindari desakan banyak orang, kegiatan umroh pun bisa dilakukan dengan lebih khusyuk.

(Baca juga: 8 Kalimat Thayyibah dalam Islam)

3. Dari Segi Tempat

Tempat pelaksanaan kedua ibadah tersebut memiliki sebuah perbedaan. Jika ibadah umroh hanya mewajibkan pelaksana untuk mengunjungi Mekkah, maka ibadah haji harus dilengkapi dengan beberapa rukun yang hanya dapat dilaksanakan diluar kota suci Mekkah.

Rukun-rukun tersebut diantaranya ialah wukuf di padang Arafah, melempar jumroh di Mina dan mabit atau bermalam di Muzdalifah).

4. Dari Segi Waktu

Ibadah haji biasa dilaksanakan saat bulan Dzulhijjah, mulai dari tanggal 9 sampai 13. Sedangkan, untuk ibadah umroh sendiri dapat Anda lakukan kapan saja diluar pelaksanaan ibadah haji. Jika Anda tidak mempunyai uang yang cukup untuk pergi haji, maka Anda bisa melaksanakan ibadah umroh terlebih dahulu.

(Baca juga: Pengertian Qada dan Qadar, Beserta Manfaatnya)

5. Dari Segi Hukum

Perbedaan yang mendasar antara ibadah haji dan umroh ialah dari segi hukum keduanya. Ibadah haji termasuk wajib untuk dilaksanakan, sesuai dengan isi rukun Islam yang ke-5. Semua orang yang beragama Islam dan memiliki keuangan dan fisik yang baik, maka mereka wajib untuk menunaikannya.

Sebaliknya, untuk umroh sendiri hukumnya ialah sunnah muakkad, yang artinya lebih baik jika dilaksanakan, namun tidak masalah jika Anda belum bisa melaksanakan.

Kesimpulan

Demikianlah isi dari artikel kali ini tentang perbedaan haji dan umroh yang bisa Anda ketahui dan pelajari. Dengan begitu, Anda bisa membedakan antara haji dan umroh, bahwa kedua ibadah tersebut memiliki perbedaan khusus.

(Baca juga: 10 Sahabat Nabi yang Termasuk Assabiqunal Awwalun)

Semoga artikel yang saya bagikan bermanfaat dan senantiasa kita selalu dalam lindungan Allah SWT, aamiin. Terima kasih.