3 Perbedaan Infaq dan Sedekah

apa perbedaan infaq dan sedekah?

Perbedaan Infaq dan Sedekah - Di dalam kehidupan ini, berbagi merupakan sebuah kewajiban bagi semua manusia. Walaupun apa yang Anda bagikan nilainya tidak terlalu besar, namun pahala yang didapat sangat besar.

Ada dua jenis berbagi, yaitu infaq dan sedekah. Infaq dan sedekah merupakan dua amalan yang sering kali dianggap sama karena mempunyai banyak persamaannya. Padahal, infaq dan sedekah merupakan dua jenis amalan yang berbeda.

Keduanya memiliki hukum yang sunnah. Infaq dan sedekah didasari dan dilandasi dari isi kitab suci Al-Qur'an dan Hadist. Selain itu, keduanya juga memiliki perbedaan yang belum diketahui oleh banyak orang, terutama umat Islam.

Oleh karena itu, di artikel kali ini saya akan membagikan pengetahuan tentang perbedaan infaq dan sedekah yang wajib untuk diketahui. Lalu, apa saja perbedaan tersebut? Yuk baca ulasan dibawah ini sampai selesai.

(Baca juga: 5 Doa Saat Hujan dan Artinya)

Pengertian Infaq

Infaq merupakan mengeluarkan sebagian dari harta atau pendapatan yang kita miliki untuk sebuah kepentingan yang sudah diperintahkan oleh agama Islam. Infaq memiliki berbagai macam, seperti infaq kepada fakir miskin, infaq untuk bencana alam dan lain sebagainya.

Infaq bisa dikeluarkan oleh semua orang Islam, baik itu orang yang sederhana maupun orang kaya. Selain itu, nilai yang harus dikeluarkan juga seikhlasnya, alias tidak ada minimal yang harus dikeluarkan.

Pengertian Sedekah

Sedekah merupakan harta atau selain harta yang dikeluarkan oleh seseorang atau pengurus selain zakat untuk kemslahatan umum. Nah, kita sebagai kaum muslimin bisa mendapatkan pahala yang sangat besar jika melakukan sedekah, walaupun jumlahnya kecil.

Menurut hadist Nabi, senyum yang tulus dan ikhlas juga merupakan salah satu bentuk bersedekah. Hal itu karena kita telah memberikan kebahagiaan orang lain dalam bentuk yang bermacam-macam dan juga di ridhoi oleh Allah SWT.

Dengan begitu, secara umum sedekah memiliki makna semua kebajikan atau kebaikan yang mengharapkan ridho dari Allah SWT. Jika Anda bersedekah, walaupun itu jumlahnya tidak seberapa, insyaAllah pahala yang besar akan diberikan kepada Anda.

(Baca juga: Doa Saat Gerhana dan Artinya)

Perbedaan Infaq dan Sedekah

Berikut ini ada tiga perbedaannya yang bisa Anda pelajari.

1. Berdasarkan Pengertian

Infaq berasal dari kata anfaqa-yunfiqu, yang memiliki arti membelanjakan atau membiayai. Secara umum, infaq memiliki arti membelanjakan harta yang meliputi zakat dan selain zakat. Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, Infaq merupakan pemberian harta dan sebagainya untuk kebaikan.

Untuk sedekah sendiri berasal dari kata zhadaqah, yang memiliki arti benar, dalam arti beriman kepada Allah SWT. Dengan begitu, sedekah merupakan wujud orang yang benar-benar beriman kepada Allah SWT.

2. Berdasarkan Makna

Infaq hanya terbatas pada sebuah materi atau harta yang dibelanjakan di jalan Allah SWT. Selain itu, Allah SWT juga berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 267 yang berbunyi sebagai berikut.

Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu. Janganlah kamu memilih yang buruk untuk kamu keluarkan, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Mahakaya lagi Maha Terpuji.” - QS. Al-Baqarah: 267.

Sedangkan untuk sedekah menurut Islam memiliki makna yang sangat luas, yaitu tidak hanya bermakna infaq dan zakat, melainkan bermakna kebaikan non materi, seperti senyuman yang ikhlas, kata-kata yang bijaksana dan lain sebagainya.

Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, Rasululllah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah (bernilai) sedekah bagimu.” - HR. Tirmidzi dan Ibnu Hibban.

(Baca juga: Doa Saat Sakit Hati dan Artinya)

3. Berdasarkan Hukum

Berikut ini merupakan hukum infaq.
  1. Mubah, jika harta yang dikeluarkan ditujukan untuk hal mubah, seperti berdagang
  2. Wajib, jika harta yang dikeluarkan ditujukan untuk hal wajib seperti nazar dan lain sebagainya
  3. Haram, jika harta yang dikeluarkan ditujukan untuk hal yang haram seperti orang kafir yang berinfaq dengan tujuan menghalangi syiar Islam
  4. Sunnah, jika harta yang dikeluarkan diniatkan untuk jihad dan orang yang membutuhkannya.

Berikut ini merupakan hukum sedekah.
  1. Makruh, jika sedekah yang diberikan ialah barang yang buruk dan tidak ada manfaatnya
  2. Wajib, jika sedekah yang diberikan ditujukan untuk yang membutuhkannya
  3. Haram, jika sedekah yang diberikan malah digunakan untuk hal yang haram.

Kesimpulan

Demikianlah isi dari artikel kali ini tentang perbedaan infaq dan sedekah yang wajib untuk diketahui oleh umat Islam. Dengan begitu, Anda sekarang sudah bisa mengetahui secara detail semua perbedaannya. Yang terpenting adalah kita tidak lupa untuk berbagi.

Karena apa yang kita bagikan, sangat bernilai dan bermanfaat bagi orang yang mendapatkannya. Allah SWT juga akan memberikan pahala yang besar dan hadiah berupa surga untuk orang yang mau berbagi ke yang membutuhkan.

(Baca juga: 5 Perbedaan Haji dan Umroh)

Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT dan dimasukkan ke dalam surganya, aamiin yarobbal alamin, terima kasih.