10 Sahabat Nabi yang Termasuk Assabiqunal Awwalun

siapa saja sahabat nabi yang termasuk assabiqunal awwalun?

Sahabat Nabi yang Termasuk Assabiqunal Awwalun -  Jika Anda seorang muslim, pasti pernah bertanya-tanya tentang apa itu arti dari Assabiqnal Awwalun? Assabiqunal Awwalun merupakan sahabat-sahabat Nabi yang paling terdahulu masuk ke agama Islam.

Mereka semua merupakan orang yang memiliki hubungan dekat dengan Rasulullah SAW, seperti keluarga dan para sahabatnya. Namun sangat di sayangkan, saat ini masih banyak orang yang belum mengetahui ilmu pengetahuan tentang Assabiqunal Awwalun.

Seharusnya kita sebagai umat muslim yang taat kepada Allah SWT, wajib sekali untuk menuntut ilmu tentang keagamaan Islam. Oleh karena itu, di artikel kali ini saya akan memberikan pengetahuan tentang sahabat Nabi yang termasuk Assabiqunal Awwalun.

Lalu, siapa saja sahabat tersebut? Yuk baca ulasan dibawah ini sampai selesai.

(Baca juga: 8 Perbedaan Nabi dan Rasul)

Sahabat Nabi yang Termasuk Assabiqunal Awwalun

1. Abu Bakar Ash-Shiddiq

Abu Bakar Ash-Shiddiq merupakan sahabat Nabi Muhammad SAW yang memiliki nama lengkapnya yaitu, Abdullah bin ‘Utsman bin ‘Amr bin Ka’ab bin Sa’ad bin Taim bin Murrah bin Ka’ab bin Lu-ay al-Quraisy at-Taimi atau Abu Bakar ash-Shiddiq bin Abi Quhafah.

Beliau lahir di Mina pada tahun 573 M. Ayahnya memiliki nama Abu Quhafah atau  ‘Utsman bin ‘Amr bin Ka’ab bin Sa’ad bin Taim bin Murrah bin Ka’ab bin Lu-ay al-Quraisy at-Taimi. Sedangkan ibunya bernama Ummul Khair Salma binti Shokhr bin Amir bin Ka’ab bin Sa’d bin Taim bin Murrah.

Gelar As-Shiddiq yang artinya benar, ia peroleh dari Rasulullah SAW setelah beliau masuk ke dalam agama Islam. Setelah Rasulullah SAW wafat, Abu Bakar Ash-Shiddiq memimpin kekhalifahan selama kurang lebih 2,5 tahun.

Beliau meninggal saat usianya 63 tahun dan menjadi manusia terbaik setelah Rasulullah SAW.

2. Umar bin Khattab

Umar bin Khaththab memiliki nama panjangnya yaitu Umar bin Khaththab bin Nufail bin Abdul Uzza bin Riyah bin Abdullah Qurth bin Razakh bin Adiyy bin Ka’ab bin Lu’ai bin Ghalib. Beliau lahir di kota Mekkah, berasal dari pasangan Khattab bin Nufail Al-Shimh Al-Quraisy dan Khantamah binti Hasyim.

Beliau memeluk agama Islam saat berada di kota Mekkah, setelah Nabi Muhammad SAW memberikan doa kepadanya. Hal tersebutlah yang menjadikan salah satu keutamaan dari sosok Umar bin Khattab.

Umar bin Khattab memiliki julukan Al-Faruk, yang artinya orang yang bisa memisahkan antara kebenaran dan kebathilan oleh Rasulullah SAW. Beliau menjadi khalifah menggantikan Abu Bakar As-Shiddiq selama kurang lebih 10 tahun 6,5 bulan.

Disebutkan dalam berbagai sumber, beliau meninggal karena terbunuh pada akhir Dzulhijjah 23 H di usianya yang ke 63 tahun.

3. Ustman bin Affan

Ustman bin Affan merupakan sahabat sekaligus menantu Rasulullah SAW, karena telah menikahi kedua putrinya yaitu Ruqayyah binti Muhammad dan Ummu Khultsum, sepeninggal Ruqayyah binti Muhammad.

Beliau masuk ke dalam agama Islam pada awal masuknya Islam ke Mekkah dan berhijrah sebanyak dua kali, yaitu ke Habasyah dan Madinah. Nasab beliau bertemu dengan Rasulullah SAW pada Abdu Manaf.

Beliau mendapatkan julukan Dzun Nurain atau pemilik dua cahaya, hal itu karena ia sudah menikahi dua putri Rasulullah SAW. Tugas kekhalifahan diembannya selama kurang lebih 12 tahun dan meninggal dunia pada tanggal 18 Dzulhijjah tahun ke 33 Hijriyyah pada saat usianya yang ke 82 tahun.

(Baca juga: 8 Perbedaan Al-Qur'an dan Hadist)

4. Ali bin Abi Thalib

Ali bin Abi Thalib merupakan sepupu sekaligus menantunya Rasulullah SAW, karena beliau telah menikahi putri Rasulullah yang bernama Fatimah. Beliau lahir dari pasangan Abu Thalib dan Fatimah binti Asad bin Hasyim bin Abdi Manaf.

Beliau hidup bersama dengan Rasulullah SAW sejak umurnya masih enam tahun. Di saat usianya menginjak ke 10 tahun, beliau akhirnya memeluk agama Islam. Setelah meninggalnya Ustman bin Affan, beliau memimpin tugas kekhalifahan selama kurang lebih 4 tahun 7 bulan.

Ali bin Abi Thalib meninggal saat bulan Ramadhan dan menjadi salah satu lembar sejarah Islam yang sangat kelam.

5. Thalhah bin Ubaidillah

Thalhah bin Ubaidillah bertemu dengan nasab Rasulullah SAW pada Murrah bin Ka'ab. Beliau masuk ke agama Islam pada saat datang ke Mekkah. Beliau tidak turut serta dalam perang Badar, namun ikut serta dalam perang Uhud dan perang lainnya.

Thalhah bin Ubaidillah meninggal di usia yang ke 62 tahun saat berkecamuk perang Jamal pada tahun 36 Hijriyah.

6. Az-Zubair bin Al-Awwam

Az-Zubair bin Al-Awwam merupakan sahabat Rasulullah SAW yang masuk ke agama Islam saat usianya masih 16 tahun. Beliau merupakan salah satu sahabat setia Rasulullah. Ia berhijrah sebanyak dua kali, yaitu ke Habasyah dan ke Madinah.

Az-Zubair bin Al-Awwam meninggal pada saat perang Jamal yang berkecamuk pada tahun 36 Hijriyah, saat usianya telah masuk ke 67 tahun.

(Baca juga: Tata Cara Sholat Witir 3 Rakaat dan Bacaannya)

7. Abdurrahman bin Auf

Abdurrahman bin Auf masuk ke agama Islam ketika dua hari setelah Abu Bakar Ash-Shiddiq masuk Islam. Nasabnya bertemu dengan Rasulullah SAW pada Kilab bin Murrah. Beliau merupakan seorang putra dari Asy-Syifa binti Auf.

Keutamaan beliau adalah seorang Quraisy dari Bani Zuhrah dan menjadi satu di antara enak anggota syura yang ditunjuk oleh Umar bin Khattab. Beliau juga menjadi salah satu sahabat yang ikut dalam perang Badar dan menjadi salah satu di antara kedelapan orang yang masuk ke dalam agama Islam.

Abdurrahman bin Auf meninggal di kota Madinak saat usianya 72 tahun, dan dimakamkan di Baqi.

8. Abu Ubaidah bin Al-Jarrah

Abu Ubaidah bin Al-Jarrah merupakan sahabat Nabi yang masuk Islam dari tangan Abu Bakar Ash-Shiddiq pada saat awal masuknya agama Islam ke kota Mekkah. Beliau ikut serta dalam perang Badar, dimana ia membunuh ayahnya sendiri yang saat itu belum beriman kepada Allah SWT.

Dari peristiwa tersebut, beliau dikenal sebagai seorang sahabat yang tegas dan sangat setia kepada Allah SWT, Rasulullah SAW dan lain sebagainya. Beliau meninggal dunia karena penyakit Thaun amwas pada saat usianya yang ke 58 tahun.

9. Sa'ad bin Abi Waqqash

Sa'ad bin Abi Waqash merupakan salah satu paman Rasulullah SAW yang memiliki nama asli Malik bin Uhaib bin Abdi Manaf bin Zuhrah bin Kilab. Beliau masuk agama Islam saat awal-awal Islam datang ke Mekkah.

Selain itu, ia juga ikut serta dalam seluruh peperang bersama Rasulullah, termasuk perang Badar. Sa'ad bin Abi Waqqash meninggal di Aqiq dan dimakamkan di kota Madinah.

(Baca juga: 12 Hal yang Bisa Membatalkan Puasa)

10. Said bin Zaid

Said bin Zaid merupakan sepupu dari Umar bin Khattab dan menikah dengan Ummu Jamil binti Khattab yang merupakan saudara dari Umar. Beliau memeluk agama Islam saat awal-awal  Islam masuk ke kota Mekkah.

Beliau juga ikut serta dalam semua peperangan umat muslim, kecuali perang Badar. Said bin Zaid meninggal di saat usianya yang ke 70 tahun dan dimakamkan di kota Madinah.

Kesimpulan

Demikianlah isi dari artikel kali ini tentang sahabat Nabi yang termasuk Assabiqunal Awwalun. Dengan begitu, pengetahuan Anda tentang hal seperti ini semakin bertambah dan menjadikan Anda sebagai orang yang mengerti tentang sejarah sahabat Rasulullah SAW.

Semoga ilmu yang saya bagikan bermanfaat, serta semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT, aamiin. Terima kasih.